Problem Menyusui Saat Bayi Tumbuh Gigi

 

 

PROBLEM MENYUSUI SAAT BAYI TUMBUH GIGI

 

Bayi adalah karunia Illahi yang sangat indah nan special yang di tiap tahapan perkembangan semoga mengantarkan kita semakin banyak bersyukur atas karunia-Nya begitu pula tahapan menyusui memiliki tantangannya tersendiri. Tantangan yang paling sering ditemui dan membuat ibu akhirnya menyerah (hingga berhenti menyusui) adalah saat gigi-gigi si kecil mulai tumbuh dan semakin banyak tumbuh. Si kecil mulai suka menggigit, termasuk menggigit puting ibu saat menyusui. Ibu sering menjadi gusar dan kesakitan, hingga akhirnya memutuskan untuk berhenti memberikan ASI pada bayinya sebelum genap 2 tahun.

 

Bunda sedang merasakan puting payudara terasa sakit saat menyusui? Ya, problem ini sering dialami Bunda baru terutama di masa awal menyusui Si Kecil. Rasa sakit pada puting payudara kemungkinan terjadi karena terluka, bahkan hingga mengeluarkan darah. Keadaan ini, biasanya terjadi karena sebagian besar pelekatan yang ibu lakukan kurang tepat. Alhasil, puting akan sedikit tertarik dan membuatnya sakit.

 

Namun, bagaimana bila puting masih terasa sakit padahal pelekatan sudah benar? Bisa jadi, itu karena Si Kecil sedang dalam tahap pertumbuhan gigi. Jika bayi sedang tumbuh gigi dan menggigit puting susu Anda, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan:

1. Beri makan saat Si Kecil merasa lapar. Saat makan, ia akan fokus untuk mengunyah walaupun belum memiliki gigi. Nah, saat ia menyusu pada payudara Anda, ia akan jarang menggigit.

2. Ringankan rasa tak nyaman saat tumbuh gigi dengan memberi Si Kecil teether. Anda juga dapat memberikan wortel beku atau makanan beku yang lain sebagai 'terapi” untuk memijat gusi-gusinya yang terasa gatal.Jadi, untuk mengurangi gigitan Si Kecil pada puting Anda, cobalah untuk menciptakan rasa nyaman pada Si Kecil ya Bunda.

 

Dan rasa gusar dan sakit itu bisa diatasi juga, tidak sulit, namun membutuhkan kesabaran dan keyakinan.Bayi berusia enam bulan atau satu tahun ke atas sudah lebih mudah diajak berkomunikasi dengan verbal dan non verbal. Memberi pemahaman kepada bayi untuk berhenti menggigit puting dengan cara yang tepat, justru akan meningkatkan hubungan emosional ibu dan bayi yang dipupuk saat menyusui.Sebelum menerapkan cara berkomunikasi kepada bayi agar berhenti menggigit puting, sebelumnya ibu perlu memahami terlebih dulu penyebab bayi menggigit.

 

Bayi menggigit puting bukan tanpa sebab dan agar tetap nyaman menyusui ketika bayi mulai menggigit, ibu perlu memberikan respon yang tepat pada bayi, sesuai dengan penyebabnya.

Menggigit puting sebagai bentuk “protes” bayi karena pada saat menyusui, ibunya tidak mencurahkan seluruh perhatiannya kepada bayi.Ibu yang menyusui bayi sambil memegang  handphone, memainkan gadget atau melakukan aktivitas lainnya biasanya akan mendapatkan gigitan ini.Ibu menyusui seharusnya sadar sepenuhnya bahwa menyusui bukan semata-mata memberi makan anak, tetapi juga menjalin komunikasi dan melimpahkan kasih sayang kepada anak. Bayi juga punya perasaan. Ketika ibu membagi perhatian dengan benda lain, sudah pasti bayi akan merasa diabaikan. Karena ia belum bisa bicara, ia mengungkapkan perasaannya dengan menggigit. Ada juga yang ditambah dengan memukul-mukulkan anggota tubuhnya.

 

Respon ibu, saran saya, sebaiknya hentikan semua kegiatan saat menyusui bayi.Fokus.Tatap matanya, belai rambutnya, sentuh pipi dan telinganya, lakukan sentuhan yang membuatnya nyaman dan merasa disayang.Beri bayi senyuman yang tulus.Ajak bayi bicara dengan bahasa yang ramah dan penuh kasih sayang.Katakan, “Dede minum ASI supaya sehat ya, supaya cerdas, supaya hebat” , atau, “Dede sayang, minum ASI bunda yaaa…. nanti tumbuh sehat dan cerdas….anak bunda hebat.”

 

Jika anda terlanjur mengabaikannya, dan ia menggigit dengan kuat, jangan berteriak.Teriakan ibu hanya akan membuat bayi kaget atau menangis, tanpa ia tahu kenapa.Kemungkinan malah bayi merasa semakin sedih karena “dimarahi” ibunya. Tahan sakit karena gigitannya, dan minta maaf kepada bayi sambil memeluk atau membelainya.

 

Menggigit puting sebagai bentuk keinginan bayi bermain dan bercanda dengan ibunya. Bayi punya bahasa tersendiri untuk mengungkapkan perasaan.Menangis, menghentakkan anggota tubuh, dan menggigit adalah yang paling umum.Ibu perlu peka untuk urusan yang satu ini.

 

Respon ibu, sebaiknya jangan berteriak saat bayi menggigit.Tahan rasa sakit dan perlahan-lahan ajak bayi bicara bahwa menggigit puting itu membuat ibu merasa sakit.Katakan pada bayi,” Dede sayang, kalau puting bunda digigit terasa sakit, bisa luka dan nanti dede jadi susah untuk menyusu.Jangan gigit ya de…kita main-mainnya yang lain yaaa…yang ngga buat bunda merasa sakit….oke sayaang…”

 

Bayi usia enam bulan ke atas sudah mengerti verbal sedemikian.Untuk beberapa bayi bahkan sudah dapat merespon dengan bahasa balasan versi dirinya walau lafalnya tidak jelas.

Menggigit puting karena bayi sudah kenyang menyusu tapi ibu tidak tanggap.Setelah kenyang menyusu, ada bayi yang langsung tertidur dan puting lepas dengan sendirinya dari mulutnya.Ada pula yang menarik puting dengan keras, menggigit dan menghentaknya sebelum akhirnya ia tertawa atau tersenyum.Menggigit puting bisa saja menjadi salah satu “gaya “ bayi ketika mengakhiri proses menyusu.Kadang kita sebagai ibu kurang tanggap.

 

Respon ibu, sebaiknya fokus saat menyusui sehingga sudah tanggap kapan bayi kenyang dan mulai bermain-main dengan puting.Beberapa bayi merasa nyaman memainkan puting ibunya, tapi kita sebagai ibu harus mulai mengajarinya untuk bersopan santun juga dengan cara yang santun.Katakan padanya secara lembut bahwa menggigit puting membuat ibu sakit dan ajari bayi bahwa ia dapat menerima rasa nyaman pula dari dekapan dan pelukan tanpa harus menyakiti ibu dengan menggigit.

 

Menggigit puting karena rasa aneh pada gusi akibat pertumbuhan gigi geliginya. Ketika gigi-gigi bayi tumbuh semakin banyak, merobek gusi dan muncul ke permukaan, mungkin bayi merasa aneh pada gusinya. Mungkin gatal, mungkin kasar.Seringkali perasaan aneh itu ingin dikomunikasikan kepada kita ibunya dengan menggigit.

 

Respon ibu, sebaiknya pahami perasaan bayi. Katakan padanya bahwa menggigit puting tak kan menghilangkan rasa gatal atau aneh pada mulutnya, malah menyakiti ibu.Berikan solusi yang lebih aman, misalnya “teether” yang menarik dan sehat dengan suhu kamar atau dimasukin lemari pendingin, termasuk biscuit bayi dan bisa juga di antaranya disiapkan wortel, apel atau buah lain yang sudah dibersihkan dan dijamin aman potongan dan ukurannya saat diberikan ke mulut bayi sehingga bayi bisa menyalurkan keinginannya menggigit. Katakan dan berikan solusi dengan lembut dan beri bayi pengertian.Kita harus yakin bahwa bayi-bayi kita itu pintar.Mereka mengerti apa yang dikatakan ibunya asalkan kita menyampaikannya dengan penuh kasih sayang.

 

Dengan mengetahui sebab menggigit dan meresponnya secara tepat, para ibu bisa tetap menyusui dengan nyaman tanpa harus menahan rasa sakit di puting karena gigitan bayi.Percayalah, bayi tak kan menggigit tanpa sebab.Jadi, gigitannya bukan alasan untuk berhenti memberikan ASI sampai dua tahun.Ibu menyusui harus terus penuh semangat, jangan mudah menyerah karena alasan yang sebenarnya datang dari diri kita sendiri.Jadikan proses menyusui sebagai salah satu wahana melatih anak bersopan santun, berbagi perasaan dan memahami satu sama lain.Selamat mempraktekkan….semoga bermanfaat….

 

Saat bayi mulai tumbuh gigi, ada beberapa masalah yang akan dialami. Bunda, jangan panic ya dan mari kita pahami lebih dalam. Pada periode pertumbuhan gigi, bayi akan mengalami beberapa masalah kesehatan, seperti:

 

    Sebelum gigi pertamanya tumbuh, biasanya bayi akan mengalami demam dengan temperatur rata-rata 38,3 °C. Jika si kecil mengalami demam di atas temperatur tersebut, sebaiknya segera hubungi dokter untuk melihat apakah deman disebabkan oleh pertumbuhan gigi atau bukan.

   

Gusi terasa sangat gatal. Hal ini disebabkan oleh proses perubahan permukaan gusi menjadi bengkak atau menonjol atau kasar. Untuk meredakan gatal pada gusi, berikan sebuah barang yang nyaman untuk digigit, seperti teether atau buah atau sayur bersih dan sehat dengan suhu kamar atau dimasukin ke lemari es untuk menyalukan rasa ingin menggigit bayi.

   

Intensitas air liur bertambah pada awal pertumbuhan gigi, dan akan  makin bertambah ketika gigi seri tengahnya mulai tumbuh. Jika ini terjadi, siapkan handuk atau saputangan di dekat bayi agar Anda bisa segera membersihkan liurnya untuk mencegah terjadi iritasi pada kulit bayi.

   

Akibat tidak nyaman pada gusinya, si kecil seringkali kehilangan nafsu makan, yang lantas memengaruhi kesehatan pencernaannya. Tak jarang dari mereka mengalami masalah pencernaan hingga diare. Ayo, keluarkan bakat Anda untuk membuat kreasi makanan agar napsu makan si kecil kembali meningkat.

   

Gigi bayi ( deciduous atau gigi susu ) yang tumbuh harus dirawat, jaga agar jangan sampai berlubang. Gigi susu juga perlu perawatan seperti gigi orang dewasa. Kotoran, kuman, dan sisa makanan yang tidak dibersihkan dapat menyebabkan gigi berlubang. Gigi Susu biasanya mulai tumbuh di usia bayi mengijak 6 bulan dan toleransi masa tumbuhnya gigi susu tersebut adalah sekitar 12 bulan. Artinya bila bayi sudah menginjak usia 10 bulan dan belum tumbuh satu gigi susu pun maka segera ke dokter gigi spesialis anak dan ke dokter spesialis Anak ntuk mengecek kesehatannya. Jangan ditunggu hingga setahun.

 

Membersihkan gigi susu perlu memahami tahapannya, bila bayi belum bisa berkumur dengan benar maka jangan pernah membersihkan gigi bayi dengan pasta gigi. Tanda bayi bisa berkumur dengan benar adalah ketika jumlah air masak yang diberikan untuk berkumur saat dikeluarkan atau dibuang nantinya akan sama jumlahnya tidak berkurang karena tertelan. Bayi bisa diajari berkumur saat usia menginjak setahun.

 

Dan sebelum bayi bisa berkumur maka bersikan gigi susu bayi anda dengan cara gosok gigi bayi dengan kasa bersih dan diajurkan dengan kasa steril yang di basahi dengan air matang digulungkan di ujung jari bunda lalu beri tekanan  dan geseran lembut namun yakin dengan tekan dan geseran ke gigi bayi bisa membuat gigi bayi bersih. Lakukan minimal sehari dua kali saat mau bobok malam dan bangun tidur sebelum menyusui.

 

Bila bayi sudah bisa berkumur dan dimulai belajar sikat gigi mandiri selalu didampingi oleh bunda ya dan jangan lupa, pilih pasta gigi bebas fluoride dan aman bila tertelan.

 

 

 By Lila Muntadir, drg., Sp.Ort.

Surabaya, 17 Maret 2018.

 

 


 

 

Ingin konsultasi tentang perawatan behel gigi?
Jangan ragu kunjungi kontak:  (Klik disini)

 

Where great smiles begin!



 Kata kunci untuk penelusuran: Problem Menyusui Saat Bayi Tumbuh Gigi, gigi bayi, menyusui bayi, gigi sehat, dokter gigi, kesehatan gigi, keluarga sehat, dokter gigi spesialis ortodonti di surabaya, dokter gigi keluarga, klinik kesehatan gigi keluarga, pasang behel gigi di surabaya

About Me

 


 

Lila Muntadir, drg., Sp.Ort.
Spesialis Merapikan Gigi (Orthodontist)

 


 



Para pengunjung yang berbahagia,
Selamat datang di website kami.

Senyum indah itu ditentukan oleh kerapian gigi dan harmonisasi muka, rasanya tidak berlebihan kalau kami mengungkapkan hal itu kepada Anda di sini.
 
 

Hubungi : 

Lila Muntadir, drg., Sp.Ort.
Spesialis Merapikan Gigi (Orthodontist)
 

Alamat : Pondok Citra Eksekutif F-8 Penjaringan Sari, Rungkut, Surabaya  

  
HP /SMS / WA : 08121752022       

  
E-mail : lilamuntadir@gmail.com    

 
Website : dokterkawatgigi.com & dokterbehel.com

 

 

Jadwal Praktek:

  • Rumah Sakit Muhammadiyah Siti Khodijah  Jl. Pahlawan 260 Sepanjang, Sidoarjo
  • Rumah Sakit Al Irsyad  Jl. KH. Mas Mansyur 210-214 Surabaya 
  • Rumah Sakit Ibu dan Anak Kendangsari MERR Jl. Ir. H. Soekarno no. 2 Surabaya
  • Klinik di Rumah. Pondok Citra Eksekutif F-8 Penjaringan Sari, Rungkut, Surabaya (Belakang Kantor Kelurahan Penjaringan Sari)
  • (Khusus Klinik di Rumah, free biaya konsultasi dan pemeriksaan)

One smile at a time!


 

 

 

 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.